Cincin Kawin Platinum
Cincin Kawin Platinum – Cincin pernikahan memang umumnya digunakan seumur hidup, tetapi ada kalanya cincin pernikahan dinilai sudah tidak cocok dengan kepribadian dan ingin segera memperbarui dengan cincin yang lebih baik.

Termasuk di antaranya cincin platinum. Model yang lama akan diganti dengan model yang baru. Karena itu, ada keinginan untuk menjual cincin pernikahan tersebut.

Dalam menjual cincin pernikahan atau perhiasan apapun itu, akan disesuaikan dengan jenis cincin atau perhiasan yang dibeli, desain yang digunakan, hingga biaya dalam pembuatannya. Selain itu, toko perhiasan dan pegadaian juga aktor yang ikut menentukan harga penjualan.

Karena itu, butuh beberapa strategi untuk menjual perhiasan Anda.

7 Tips Menjual Cincin Kawin Platinum

1. Memperhatikan Harga Perhiasan Terkini

Ketika Anda hendak menjual perhiasan, Anda perlu untuk mencari tahu perkembangan harga perhiasan terkini. Update harga terbaru dari logam mulia yang sedang Anda cari, seperti platinum.

Jika perlu, dapatkan informasi tambahan dari PT Antam yang biasanya menjadi patokan harga logam mulia. Jangan mudah terkecoh dengan informasi dari sumber yang tidak dapat dipercaya.

2. Menaksir Harga Perhiasan

Lakukan penafsiran harga logam mulia dengan beberapa cara berikut ini:

a. Mengetahui Harga Logam Mulia Murni

Ketahuilah harga terbaru dari jenis logam mulia murni Anda. Misalnya, platinum dipatok dengan harga Rp 1.500.000,00 per gramnya. Maka, jadikan harga tersebut untuk menjadi patokan Anda dalam memperkirakan harga jual dari perhiasan Anda.

b. Mengetahui Kadar Cincin Platinum Anda

Ketika Anda membeli cincin kawin Anda, sudah pasti Anda mengetahui kadar kemurnian dari cincin tersebut. Kadar kemurnian ikut menentukan berapa harga jual yang pas untuk berbagai perhiasan.

c. Mengerti Cara Toko Perhiasan dalam Mengambil Laba

Toko-toko perhiasan biasanya memiliki kebijakan tersendiri dalam memperoleh laba. Biasanya, mereka memusatkan laba pada angka 3 hingga 5 persen. Dengan demikian, Anda sudah harus lebih cermat dalam menentukan berapa harga jual yang layak dari cincin kawin atau perhiasan lain yang akan dijual.

3. Melakukan Survei Ke Berbagai Toko Perhiasan

Lakukan survei ke beberapa toko perhiasan untuk mendapatkan informasi lebih akurat mengenai toko kepercayaan Anda untuk menjual perhiasan. Jika tidak, Anda juga bisa mengambil alternatif lain dengan menjual kembali barang Anda ke tempat Anda membeli sebelumnya.

4. Cek Respons Toko Perhiasan

Setelah Anda melakukan survei ke beberapa toko perhiasan, perhatikan respons dari penjual. Jika penjual terlihat tertarik dan antusias terhadap perhiasan Anda, maka berilah penawaran harga yang lebih tinggi terhadap perhiasan Anda.

5. Mengikuti Lelang

Anda juga bisa mengikuti atau mengadakan lelang berskala kecil yang hanya melibatkan sekumpulan teman yang gemar mengoleksi perhiasan atau membeli perhiasan. Carilah teman-teman yang sekiranya mau.

6. Membawa Kwitansi Pembelian Perhiasan

Kwitansi pembelian sangatlah berguna ketika Anda hendak menjual kembali perhiasan. Anda bisa membawa kwitansi tersebut ke toko perhisan.

Hal tersebut akan mempermudah toko untuk melihat berapa berat dan kadar dari logam mulia Anda. Selain itu, kwitansi juga bisa menjadi daya tarik tersendiri terlebih jika perhiasan Anda sudah tersertifikasi.

7. Menjual Ke Kolektor

Cincin dengan jenis platinum merupakan cincin dengan nilai seni yang tinggi. Hal tersebut dikarenakan keunikan dan barangnya yang langka. Terlebih jika cincin Anda memiliki ukiran yang menarik maka memilih untuk menjual ke kolektor merupakan pilihan yang terbaik.

Berikan penawaran yang tinggi jika Cincin Kawin Platinum Anda dinilai memiliki seni yang tinggi dan langka.